Belum lama ini saya menginstal Windows 11 di komputer saya, karena kebetulan toko di mana saya membeli komputer ini tidak menyediakan OS Windows sebagai paket pembeliannya. Kamu tau sendiri lah, harga aslinya setara VGA standar.
Akhirnya menginstal sendiri jadi pilihan. Tapi kamu tidak perlu tanyakan keaslian Windowsnya, ya. Singkat cerita, ketika semua berjalan normal, ada satu hari tiba-tiba ada satu fitur yang tidak berfungsi yaitu, Windows Defender atau bisa juga disebut Windows Security. Kaget dong.
Banyak cara untuk dicari, banyak langkah sudah dilakukan tapi keberhasilan masih jauh saja. Jadi pada akhirnya saya putuskan untuk mencari alternatifnya, sesuai judul artikelnya “Cara Alternatif Atasi Windows Defender Tidak Bisa Berfungsi di Windows 11”. Setidaknya sementara karena alat pengaman ini terbilang penting untuk tetap ada dan tetap aktif.
Jika nasibnya sama yaitu sudah melakukan banyak langkah untuk mengatasi Windows Defender, tetapi si aplikasi tetap bermasalah, baik itu error, tidak bisa scanning, tidak bisa diaktivasi, tidak bisa di offlinekan mungkin, dan masalah lainnya.
Cara pertama :
Bersabar menunggu Windows Update terbaru.
Banyak hal di komputer atau laptop yang menggunakan Windows sebagai sistem operasinya yang bisa selesai dan teratasi dengan sendirinya hanya menggunakan Windows Update. Tapi kuncinya, kamu harus bersabar sampai Patch Fix-nya tersedia. Karena update yang diberikan bersifat global, sedangkan masalah yang kamu hadapi mungkin di waktu yang bersamaan hanya dialami oleh kurang dari 5% pengguna di seluruh dunia.
Jadi, sabar itu wajib. Dan sebaiknya memang fitur update otomatis ini kamu aktifkan saja di menu Setting – Windows Update.
Tapi jika sudah kadung dinonaktifkan atau dijeda, kamu bisa klik Resume Update saja. Punya saya sengaja saya jeda karena ada update baru yang sedang berjalan tapi internet tidak mendukung untuk aktifitasnya. Daripada menghambat aktifitas internet saya, updatenya saya jeda seminggu kedepan.

Cara kedua :
Menggunakan alternatif security lainnya, seperti AVG Antivirus atau Avast misalnya. Khusus untuk kamu pengguna laptop, banyak laptop sekarang sudah terinstal bawaan Antivirus dari pihak ke 3 selain Antivirus bawaan windows (Windows Defender termasuk antivirus, ya).
Sayang jika aplikasi yang sudah ada tidak dimanfaatkan. Kecuali kalau Windows Defender kamu tidak ada masalah dan berjalan dengan normal. Tapi jika bermasalah, menggunakan aplikasi pihak ke 3 juga boleh. Gratis juga kok.
Selalu ada versi gratisan dari aplikasi besar. Malah tidak jarang aplikasi dari pihak ke 3 lebih bagus dari bawaan. Apalagi versi Pro-nya. Atau kamu bisa coba trial versi pro selama sebulan.
Selamat mencoba. Sampai masalah utamanya teratasi.
Apakah cara ini bekerja di Windows 10? Tentu saja.