Perbedaan Apple Music, Spotify dan Deezer Dari Segi Kualitas Suara, mana yang terbaik?
Kali ini saya akan menulis tentang perbandingan 3 aplikasi pemutar musik terbaik saat ini yaitu apple music, spotify dan deezer tapi dari segi kualitas suaranya. Mungkin kamu adalah salah satu penggemar musik yang suka mendengarkan lagu-lagu favoritmu melalui aplikasi streaming musik. Tapi apakah kamu tahu mana yang lebih baik dari ketiganya? Yuk, kita simak bersama.
Apple Music

Pertama ada Apple Music, yaitu layanan streaming musik yang diluncurkan oleh Apple pada tahun 2015. Layanan ini memiliki lebih dari 75 juta lagu dari berbagai genre dan artis, baik lokal maupun internasional. Selain itu, Apple Music juga menawarkan fitur eksklusif seperti radio Beats 1, playlist khusus, dan konten video original.
Apple Music memiliki kualitas suara yang cukup baik, yaitu 256 kbps dengan format AAC (Advanced Audio Coding). Format ini diklaim mampu menghasilkan suara yang jernih dan detail dengan ukuran file yang lebih kecil dibandingkan MP3.
Selain itu, Perbedaan Apple music dengan pemutar musik lainnya adalah karena apple music punya fitur Lossless Audio, apa itu?
Fitur lossless di Apple Music memungkinkan kamu mendengarkan musik dalam kualitas suara yang sangat tinggi, hingga mencapai resolusi audio 24-bit/192 kHz, yang secara umum dianggap sebagai standar kualitas tertinggi yang tersedia di industri musik saat ini. Dalam pengertian sederhana, fitur lossless akan memperkuat setiap detil suara dalam lagu, sehingga kamu akan mendengar instrumen, vokal, dan efek suara dengan lebih jelas dan detail.
Apple Music juga menawarkan fitur Spatial Audio yang menghadirkan pengalaman mendengarkan musik yang lebih immersif, seperti konser langsung, dengan posisi suara yang lebih tepat dan seolah-olah kamu berada di tengah-tengah panggung. Fitur ini didukung oleh teknologi Dolby Atmos, yang sering digunakan dalam produksi film dan video game.
Namun, perlu diingat bahwa fitur lossless membutuhkan pengaturan khusus pada perangkat dan aksesori yang kamu gunakan. Untuk mendengarkan musik lossless secara optimal, kamu memerlukan perangkat seperti iPhone, iPad, atau Mac yang sudah diperbarui ke versi terbaru, serta headphone atau speaker yang mendukung teknologi lossless. Selain itu, kamu juga harus mengaktifkan opsi lossless di pengaturan Apple Music untuk mendapatkan kualitas suara yang maksimal.
Fitur lossless di Apple Music tersedia untuk semua pengguna tanpa biaya tambahan, sehingga kamu dapat menikmati musik dengan kualitas terbaik tanpa harus membayar lebih.
Biaya langganan Apple music di Indonesia pada umumnya berkisar 40 ribuan per bulan dengan fitur penuh untuk satu akun. Tapi kamu juga bisa mencobanya dulu secara gratis dengan mencoba trial Apple music selama 3 bulan bahkan lebih disini.
Kelebihan :
- Suara terbaik. Lossless dan Hi-res Lossless menghasilkan suara yang tidak tertandingi saat ini.
- Ada opsi untuk kualitas tinggi atau setara Spotify yang akan menghemat kuota dan memori internal kamu.
Kekurangan :
- Jika kamu mengatur audionya ke kualitas lossless atau hi-res lossless, maka siap-siap saja, karena per lagunya berkisar 40MB – 100MB.
- Boros kuota jika kamu streaming terus-terusan.
- Tersedia podcast, tapi kebanyakan luar negeri.
- Hampir semua lagu support Audio lossles, tapi hanya sebagian kecil yang support Hi-res lossless.
Spotify

Spotify adalah layanan streaming musik yang paling populer di dunia saat ini. Layanan ini didirikan di Swedia pada tahun 2006 dan telah hadir di Indonesia sejak tahun 2016. Spotify memiliki lebih dari 70 juta lagu dari berbagai genre dan artis, baik lokal maupun internasional. Selain itu, Spotify juga menawarkan fitur unik seperti Discover Weekly, Daily Mix, dan Wrapped.
Spotify memiliki kualitas suara yang bervariasi tergantung pada jenis paket yang kamu pilih. Untuk paket gratis (dengan iklan), kualitas suaranya adalah 96 kbps atau 160 kbps dengan format Ogg Vorbis. Untuk paket premium, kualitas suaranya adalah 320 kbps dengan format Ogg Vorbis atau AAC. Format Ogg Vorbis adalah format audio yang dikembangkan oleh Xiph.Org Foundation yang memiliki kompresi yang tinggi tanpa mengorbankan kualitas suara. Format AAC adalah format audio yang dikembangkan oleh Apple yang memiliki kompresi yang lebih rendah namun lebih kompatibel dengan perangkat lain.
Meskipun menyediakan versi gratis, sayangnya versi gratis tersebut tidak “Worth” jika dimainkan di smartphone, karena selain banyak iklan, seringkali yang didengarkan adalah potongan lagu. Belum lagi lagu full tapi acak dan masalah lain. Seakan tidak niat ngasih gratisan.